Srigunting Batu
Dicrurus paradiseus
Panjang
30-35 cm
Berat
75-125 g
Habitat
Hutan Hujan Dataran Rendah
Reproduksi
2-4 telur
Status Konservasi
Ancaman Utama
- Fragmentasi hutan dataran rendah
- Penangkapan liar untuk koleksi antik
Upaya Konservasi
- Perlindungan habitat hutan
Si Hitam Berantena Raket
Srigunting Batu memiliki penampilan yang tidak mungkin salah dikenali. Tubuhnya dibalut bulu hitam legam yang berkilau metalik biru-kehijauan
saat terkena cahaya. Atribut paling ikoniknya adalah sepasang bulu ekor terluar yang memanjang seperti kawat, dengan ujung melebar menyerupai
raket atau bendera. Saat terbang, ekor ini berputar-putar menciptakan ilusi optik seolah ada dua serangga yang mengejarnya. Di bagian kepala,
terdapat jambul keriting khas yang melengkung ke belakang.
Nama Lokal
Sinonim
Identifikasi Lapangan
Ciri Pembeda Utama
Ekor antena raket dan jambul keriting.
Sering Tertukar Dengan
- srigunting-hitam:Srigunting Hitam tidak punya ekor antena dan tidak punya jambul keriting di dahi.
Tips Pengamatan
- Cari di pinggiran hutan yang ada dahan kering menonjol.
- Biasanya sendirian atau berpasangan, sangat ribut.
Penguasa Tajuk Hutan
Berbeda dengan kerabatnya Srigunting Hitam yang sering nangkring di kabel listrik pinggir jalan, Srigunting Batu adalah burung hutan sejati.
Mereka menghuni hutan dataran rendah yang rimbun, hutan bambu, atau area perkebunan tua. Mereka sering bertengger di dahan terbuka yang tinggi
untuk memantau situasi sekitar dengan mata merahnya yang tajam.
Pembajak Makanan (Kleptoparasit)
Srigunting Batu adalah burung yang sangat cerdas—atau licik. Selain berburu serangga terbang seperti capung dan laron, mereka dikenal sebagai
kleptoparasit. Mereka sering bergabung dengan kelompok burung lain, lalu tiba-tiba menirukan suara elang atau predator. Saat burung-burung
lain panik dan menjatuhkan mangsanya, si Srigunting dengan santai menyambar makanan gratis tersebut.
Komposisi Pakan
insektivoraPeta Persebaran
Status Endemik
Tersebar LuasNegara
Pulau Utama
Provinsi
Fakta Menarik
- Sering menipu hewan lain dengan meniru suara predator (seperti Elang) agar mereka menjatuhkan makanannya.
- Ekor raketnya adalah ilusi optik alami yang bisa membingungkan predator yang mengejarnya.
- Sering menjadi pemimpin 'geng' (mixed-flocks) burung kecil di hutan karena keberaniannya melawan musuh, meski teman-temannya sering ia tipu.
Perilaku & Suara
Raja peniru (master mimicry)! Suara aslinya siulan metalik kasar, tapi lebih sering meniru suara elang, kucing, atau burung lain untuk menipu dan merebut makanan.
Reproduksi
2-4
Telur
15
Hari Inkubasi
18
Hari Asuh
12
Bulan Dewasa
Musim Kawin
Tipe Sarang
Budaya & Sejarah
Simbol Daerah
Simbol Kecerdikan
Kepercayaan Lokal
Burung 'Srikantil' dipercaya memiliki aura mistis. Kicauannya di senja/malam dianggap pertanda lewatnya makhluk halus atau maling. Juga dipercaya sebagai 'penglaris' atau pemikat.
Sejarah
Dikenal sebagai 'Kleptoparasit' yang cerdik; menipu hewan lain dengan suara alarm palsu agar menjatuhkan makanannya.
Pemeliharaan & Harga
Info Pemeliharaan
Sangat TIDAK DISARANKAN di sangkar bulat kecil karena ekor raketnya pasti patah. Wajib kandang kotak besar atau aviary.
Kisaran Harga
Srigunting yang sudah pandai meniru suara aneh (sirine, kucing, dll) harganya bisa jutaan rupiah.
Update: Desember 2025
Galeri Foto

Tampilan seluruh badan Srigunting Batu memperlihatkan ekor antena panjang

Detail kepala Srigunting Batu menonjolkan mata merah dan jambul keriting
Suara & Kicauan
Guru Vokal Terbaik
Kicauan aslinya terdengar seperti siulan besi yang metalik, keras, dan terkadang menyayat telinga. Namun, keahlian utamanya adalah mimikri.
Mereka sanggup meniru hampir semua suara yang didengarnya, mulai dari kicauan burung lain, suara kucing, hingga bunyi mekanis. Karena kemampuan
inilah, Srigunting Batu sering dipelihara sebagai "guru vokal" atau masteran untuk burung lomba seperti Murai Batu.
Suara tiruan elang dan tembakan kasar.
"kweeek-kweeek"
Credit: BurungSuper
Frekuensi berkicau: sering
Pertanyaan Umum
Srigunting Batu (Hutan) punya ekor antena raket, jambul keriting, dan hidup di hutan rimbun. Srigunting Hitam (Sawah) ekornya hanya bercabang seperti gunting biasa, tanpa antena/raket, dan sering terlihat di sawah atau kabel listrik.
Ini masalah umum. Srigunting Batu TIDAK COCOK dipelihara di sangkar bulat standar. Ekor antenanya panjang dan rapuh. Mereka wajib ditempatkan di kandang kotak besar atau aviary agar bisa bergerak bebas tanpa merusak bulu berharganya.
Saat ini TIDAK DILINDUNGI (Status IUCN: Least Concern). Namun populasinya di Jawa semakin sulit ditemui karena hutan dataran rendah yang terus berkurang.
Status Konservasi
Ancaman Utama
- Fragmentasi hutan dataran rendah
- Penangkapan liar untuk koleksi antik
Upaya Konservasi
- Perlindungan habitat hutan
Fakta Menarik
- Sering menipu hewan lain dengan meniru suara predator (seperti Elang) agar mereka menjatuhkan makanannya.
- Ekor raketnya adalah ilusi optik alami yang bisa membingungkan predator yang mengejarnya.
- Sering menjadi pemimpin 'geng' (mixed-flocks) burung kecil di hutan karena keberaniannya melawan musuh, meski teman-temannya sering ia tipu.