IUCN Red List

Status Konservasi Burung

Memahami ancaman kepunahan dan upaya pelestarian. Berikut adalah klasifikasi burung Indonesia berdasarkan status konservasi internasional.

Memahami Status Konservasi IUCN

IUCN Red List of Threatened Species™ adalah standar global paling komprehensif untuk mengevaluasi status konservasi spesies. Berikut adalah penjelasan detail mengenai kategori status yang digunakan untuk mengklasifikasikan tingkat ancaman kepunahan burung-burung di Indonesia:

CR

Critically Endangered (Kritis)

Kategori ini diberikan kepada spesies yang menghadapi risiko kepunahan yang sangat tinggi di alam liar dalam waktu dekat. Burung dengan status ini biasanya memiliki populasi yang sangat sedikit, sebaran yang sangat terbatas, atau mengalami penurunan drastis yang mengkhawatirkan. Perlindungan ketat sangat diperlukan untuk mencegah kepunahan.

EN

Endangered (Genting)

Spesies yang dikategorikan sebagai Genting menghadapi risiko kepunahan yang sangat tinggi di alam liar. Meskipun belum sekritis kategori CR, burung-burung ini memerlukan perhatian serius dan upaya konservasi aktif, seperti perlindungan habitat dan penegakan hukum terhadap perburuan liar, untuk memulihkan populasinya.

VU

Vulnerable (Rentan)

Kategori Rentan mencakup spesies yang menghadapi risiko kepunahan tinggi di alam liar jika tidak ada intervensi. Faktor ancaman biasanya meliputi hilangnya habitat alami, perubahan iklim, atau eksploitasi manusia. Status ini adalah peringatan dini untuk segera melakukan tindakan konservasi sebelum situasi memburuk.

NT

Near Threatened (Hampir Terancam)

Spesies dalam kategori ini hampir memenuhi kriteria untuk dikategorikan sebagai terancam punah, atau diperkirakan akan terancam di masa depan yang dekat. Burung-burung ini memerlukan pemantauan berkala untuk memastikan status mereka tidak memburuk menjadi kategori yang lebih kritis.

LC

Least Concern (Risiko Rendah)

Kategori ini diberikan kepada spesies yang telah dievaluasi namun tidak masuk dalam kategori terancam mana pun. Burung-burung ini biasanya masih memiliki sebaran yang luas dan populasi yang relatif stabil atau melimpah di habitat alaminya.