Burung Kepodang Emas (Oriolus chinensis) bertengger di dahan dengan warna kuning cemerlang
LC

Kepodang

Oriolus chinensis

Panjang

26 cm

Berat

70-90 g

Habitat

Hutan Terbuka

Reproduksi

2-3 telur

Status Konservasi

LC
Least Concern
IUCN Red List
Status Indonesia Tidak Dilindungi
CITES Tidak Terdaftar
Tren Populasi menurun

Ancaman Utama

  • Perdagangan burung kicau
  • Hilangnya habitat hutan
  • Perubahan alih fungsi lahan

Upaya Konservasi

  • Penangkaran ex-situ oleh hobiis
  • Regulasi kuota tangkap

Ciri Fisik Burung Kepodang Emas

Kepodang Emas dikenal dengan warna bulunya yang kuning cemerlang, membuatnya mudah dikenali di antara dedaunan hijau. Ciri paling khas adalah garis hitam tebal yang melintang melewati mata hingga ke tengkuk, menyerupai topeng. Burung ini memiliki paruh berwarna merah jambu pucat yang kuat, digunakan untuk memecah serangga dan buah-buahan.


Kingdom Animalia
Phylum Chordata
Class Aves
Ordo Passeriformes
Genus Oriolus
Spesies Oriolus chinensis
Subspesies Oriolus chinensis maculatus (Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan)

Nama Lokal

Manuk Kepodang(Jawa)Bincarung(Sunda)Buli-buli(Sulawesi)Black-naped Oriole(Inggris)

Sinonim

Kepodang Kuduk HitamKepudang Kapas

Identifikasi Lapangan

Ciri Pembeda Utama

Warna kuning dominan dengan topeng hitam lebar di kepala.

Sering Tertukar Dengan

  • kepodang-hutan:Kepodang hutan cenderung berwarna lebih gelap atau kehijauan dan topeng hitamnya tidak setegas Kepodang Emas.

Tips Pengamatan

  • Cari di tajuk pohon tinggi pada pagi hari.
  • Dengarkan suara siulan khas seperti seruling.

Habitat dan Persebaran

Burung ini dapat ditemukan di berbagai tipe habitat, mulai dari hutan sekunder, hutan mangrove, hingga taman-taman kota dan perkebunan. Meskipun bukan burung endemik dan tersebar luas di Asia, populasi di Jawa mengalami tekanan akibat perburuan. Mereka lebih sering terlihat di tajuk pohon yang tinggi dan jarang turun ke tanah.


Makanan dan Diet di Alam Liar

Sebagai burung omnivora, Kepodang Emas memiliki diet yang bervariasi. Di alam liar, mereka memakan buah-buahan lunak seperti pepaya, pisang, dan buah ara (ficus). Selain itu, mereka juga berburu serangga kecil seperti ulat dan jangkrik untuk memenuhi kebutuhan protein, terutama saat musim berkembang biak.


Komposisi Pakan

omnivora
Buah-buahan 60%
Pepaya , Pisang , Beri-berian liar (Ficus)
Serangga 30%
Jangkrik , Ulat , Belalang
Nektar 10%
Nektar bunga besar

Peta Persebaran

Status Endemik

Tersebar Luas

Negara

IndonesiaChinaIndiaFilipinaVietnamMalaysia

Fakta Menarik

  • Dijuluki sebagai 'Burung Pesolek' karena kebiasaannya yang selalu tampil rapi dan bersih, serta sering terlihat menata bulunya.
  • Merupakan maskot resmi provinsi Jawa Tengah yang melambangkan kejujuran dan keindahan budi pekerti.
  • Memiliki kemampuan kamuflase yang baik meskipun berwarna kuning terang; warna kuningnya menyatu dengan cahaya matahari di sela-sela dedaunan.

Perilaku & Suara

Aktivitas: diurnal
Sosial: Berpasangan atau Soliter
Migrasi: Ya

Siulan merdu seperti seruling yang jernih dan cair.

melodis liquid flute-like keras

Reproduksi

2-3

Telur

15

Hari Inkubasi

14

Hari Asuh

12

Bulan Dewasa

Musim Kawin

AprilMeiJuni

Tipe Sarang

Bentuk cawan (cup) menggantung di percabangan dahan tinggi

Siklus Reproduksi

Musim kawin Kepodang Emas di Indonesia umumnya berlangsung pada paruh pertama tahun (April-Juni). Betina membangun sarang berbentuk cawan yang digantung pada percabangan pohon yang tinggi. Sekali bertelur, mereka menghasilkan 2-3 butir telur yang akan dierami selama kurang lebih 15 hari.


Budaya & Sejarah

Simbol Daerah

Maskot Fauna Provinsi Jawa Tengah

Kepercayaan Lokal

Mitos 'Mitoni' (7 bulanan): Ibu hamil yang memakan daging kepodang dipercaya akan memiliki anak yang tampan (ganteng) atau cantik dan berbudi pekerti halus.

Sejarah

Dideskripsikan Linnaeus 1766. Ditetapkan sebagai maskot Jateng 1989.

Pemeliharaan & Harga

Info Pemeliharaan

Legalitas Legal (Bukan Satwa Dilindungi)
Tingkat KesulitanSedang

Memerlukan pakan buah segar setiap hari dan kebersihan kandang tinggi karena burung ini menyukai kebersihan.

Kisaran Harga

AnakanRp 250.000 - Rp 450.000
DewasaRp 500.000 - Rp 800.000
SepasangRp 1.000.000 - Rp 1.500.000

Harga dapat melonjak tajam untuk spesimen yang sudah 'gacor' (rajin bunyi) atau jinak total.

Update: 2024-12

Galeri Foto

Suara & Kicauan

Karakteristik Kicauan

Suara Kepodang Emas sangat khas, digambarkan sebagai siulan yang "liquid" atau cair menyerupai suara seruling. Kicauannya keras dan melodis, sering terdengar saling bersahutan antara jantan dan betina di pagi hari.


Suara siulan 'to-we-o' atau 'kya-e-o' yang jernih dan berulang.

"to-we-o"

siulan seruling60s

Credit: BurungSuper

Frekuensi berkicau: sering

Pertanyaan Umum

Statistik & Rating

Tingkat Kicau7/10
Kesulitan Perawatan5/10 (Sedang)
Popularitas7/10
Vol. Suarakeras
Keaktifansedang
Umur Rata-rata10 Tahun
Pasarmudah

Sering Dibandingkan:

Burung Terkait